Pada 25 Agustus-2 September 2025, terjadi demonstrasi besar-besaran oleh mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai wilayah di Indonesia, yang berawal dari protes terhadap wacana naiknya tunjangan rumah untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan diperparah dengan komentar sumbang dari anggota DPR sendiri, juga meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dilindas rantis. Pada akhir demonstrasi ini, mahasiswa menarik mundur massa karena takut eskalasi akan berujung pada ditunggangi massa susupan dan darurat militer. Selain banyaknya korban jiwa, demo Agustus 2025 juga menyebabkan banyak penangkapan sewenang-wenang terhadap beberapa aktivis.